Kedua Petinggi Partai Golkar Bertemu Guna Meredam Ketegangan

Ketegangan yang terjadi antara kedua petinggi partai Golkar rupanya kian mereda. Pada 8 Mei kemarin dewan pimpinan pusat yang diketuai Aburizal Bakrie bertemu dengan dewan pertimbangan yang dipimpin oleh Akbar Tanjung. Pertemuan yang berlangsung di Kantor DPP Partai Golkar Jalan Anggrek Jakarta, itu dikemas dengan agenda rapat konsultasi. Dua elite partai berlambang beringin tersebut tidak tampak akrab seperti sebagaimana mestinya sesama pemimpin parpol. Tidak ada percakapan yang berarti ketika mereka berjabat tangan.

Hal itu tampak jelas terlihat berbeda saat Ical bertemu dengan Agung Laksono Wakil Ketua Umum Partai Golkar. Politikus yang juga seorang pengusaha itu, terlihat bukan hanya cium pipi namun mereka terlihat berbincang-bincang walau hanya sebentar. Dan hal itu tidak terlihat saat Ical bertemu dengan Akbar Tanjung. Perbedaan pandangan keduanya juga masih bertahan hingga kini. Pasalnya Akbar Tanjung masih bersikukuh menganggap kalau pencalonan Ical sebagai capres 2014 masih terlalu dini. Karena Akbar Tanjung ingin pencalonan capres ini dibuka untuk umum, termasuk untuk Jusuf Kalla. Dan dewan pertimbangan partai yang dipimpinnya telah mengusulkan untuk mengadakan pemilihan capres dengan sistem terbuka.

Namun di pihak lain, kubu Aburizal masih ngotot untuk mendukung Ical agar tokoh jagoannya segera ditetapkan sebagai calon tunggal untuk maju di capres 2014. Bahkan Sekjen DPP Golkar Idrus Marham mengklaim tidak ada penolakan bagi pengurus daerah terhadap pencapresan ketua umumnya itu. Bukan hanya dukungan dari 33 DPD I melainkan juga dari DPD II seluruh Indonesia. Dan rencana percepatan rapimnasus tersebut telah mendapat teguran dari dewan pertimbangan, namun Ical membela diri kalau percepatan rapimnasus untuk menetapkan dirinya sebagai calon tunggal capres ini bukan atas ide dirinya melainkan atas desakan dari 33 DPD yang datang bergiliran untuk mendukung Aburizal Bakrie.

Hingga malam pertemuan antara Ical dengan Akbar Tanjung masih berlangsung. Belum dapat dipastikan apakah pertemuan tersebut akan menghasilkan kata sepakat antara Ical dan Akbar Tanjung. Menurut Priyo Budi Santoso, Ketua DPP Partai Golkar, mengatakan bahwa rapat tersebut setidaknya dapat menurunkan tensi ketegangan politik di internal partai. Dan pertemuan yang tenang untuk membicarakan langkah ke depan partainya antara kedua petinggi terkait dengan pencapresan diharapkan dapat menemukan solusi terbaik.

Jakarta Sudah Tertinggal 20 Tahun

Dua pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur dari jalur independen tak mau ketinggalan menjabarkan pandangannya seputar pembangunan kota Jakarta.

Bakal calon gubernur DKI, Hendardji Supandji, melihat Jakarta sebagai kota metropolitan yang harus mampu memberikan biaya hidup yang rendah untuk masyarakatnya.

Jakarta sudah 20 tahun tertinggal dengan ibukota di negara-negara maju lain untuk melakukan peremajaan kota,” kata Hendardji dalam acara Diskusi Publik bertema “Mengupas Visi dan Misi Calon Gubernur DKI“ di Plaza Perpustakaan Universitas Indonesia, Depok, Jumat, 27 April 2012.

Hendardji menuturkan Jakarta sesungguhnya dapat menunjukkan taringnya dalam setiap even-even internasional. Namun sayangnya kesempatan itu tidak digunakan dengan baik.

“Harusnya kita lakukan akselerasi kota ini. Sehingga kita harus melakukan akselarasi lewat permasalahan kota,” ungkapnya.

Sementara itu, bakal calon gubernur independen lainnya, Faisal Basri, mengeluhkan pembangunan tata ruang Jakarta yang selama ini dilakukan tanpa ada konsultasi dengan warga.

“Tata ruang harus mengikuti tata manusia. Kalau sebaliknya yang terjadi akhirnya malah tata uang. Tata ruang dibangun melalui konsultasi, tata ruang di Jakarta tidak melakukan hal itu, justru yang identik dengan tata ruang Jakarta adalah penggusuran,” tuturnya.

Faisal menambahkan bahwa Jakarta harus mau memberikan kesempatan daerah perbatasan ibukota lainnya seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi untuk maju.

“Jakarta ini rakus, arogan, merasa inti sehingga daerah-daerah lain harus menyesuaikan. Harus ada keinginan dari Jakarta memberi kesempatan pada daerah lainnya untuk maju,” katanya.

Penyegelan yang di Lakukan Satpol PP Pada Flower’s Cafe

Aparat gabungan dari Satpol PP Kota Bekasi yang didukung unsur kepolisian dan muter setempat menyegel bangunan yang digunakan sebagai tempat hiburan malam di tepi aliran sungai Kalimalang, Jakasampurna, Bekasi Barat, Kota Bekasi. Surat pemberitahuan penyegelan dibacakan oleh Aparat serta dilakukan pemasangan dua lembar plakat pemberitahuan penyegelan di dinding luar dan di pintu masuk kafe tersebut.

Gerbang masuk ditutup oleh petugas serta digembok. “Barang siapa merobek, merusak, menghilangkan, membuat tidak bisa terbaca terhadap pemberitahuan ini, maka akan dikenai sanksi pidana sebagaimana pasal 56 KUHP,” tutur Kabag Hukum Setda Kota Bekasi, Sudiana, saat surat pemberitahuan penyegelan itu di bacakan dihadapan pengelola kafe.

Dalam surat itu tertulis bahwa Flower’s Cafe itu disegel dengan alasan karena melanggar empat Perda Kota Bekasi, yang antara lain adalah Perda Nomor 9/2007 tentang Retribusi Izin Penyelenggaraan usaha Jasa Kepariwisataan di Kota Bekasi dan Perda Nomor 14/2009 tentang Retribusi Izin Gangguan.

Selain itu, pendirian dan pengoperasian Flower’s Cafe itu juga dituduh telah melakukan pelanggaran Perda Nomor 6/2011 tentang Retribusi Izin Mendirikan Bangunan, dan Perda Nomor 10/2011 tentang Ketentuan Umum Ketertiban, Kebersihan, dan Keindahan. Lurah Jakasampurna, Muhamad Bunyamin, mengatakan bahwa pihaknya sudah beberapa kali mendapat pengaduan dari warga yang tidak setuju dengan pengoperasian tempat hiburan malam itu.

Tempat hiburan malam yang pada awalnya bernama Marshanda Cafe itu kini diganti namanya jadi Flower’s Café. “Pengelola tidak memperdulikan teguran Camat Bekasi Barat hingga tiga kali. Karena itu hari ini disegel saja dulu. Perihal apakah bangunan ini akan dihancurkan atau tidak, nanti akan ada tindak lanjutnya,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu pengelola Flower’s Cafe yang mengaku bernama Metty menyatakan keberatan dengan penyegelan itu. Dia mengaku baru dua bulan terakhir menjalankan usaha tempat hiburan malam itu setelah mengambil alih dari pemilik yang lama. “Saya ambil alih, saya ganti namanya. Dengan keyakinan saya, saya lobi warga di sini. Kalau alasannya warga tidak setuju, tolong beritahu kami warga sebelah mana.

Di sini ada puluhan bangunan lainnya, tapi kenapa cuma tempat usaha kami yang disegel,” ujarnya. Sementara itu, salah seorang warga Gang Kampung II, Kelurahan Jaka Sampurna RT 05/15 yang mengaku bernama Kamti menyatakan bahwa baru semalam warga didatangi pemilik kafe dan beberapa orang penjaga. “Kami diminta menyerahkan KTP dan menandatangani persetujuan, tapi nggak ada yang mau,” tuturnya.

Dubes Saudi Arabia Untuk Indonesia Berkunjung Ke Unwahas Semarang

Duta Besar Saudi Arabia untuk Indonesia Syekh Mushthafa al Mubarak, berkunjung ke Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang. Rombongan dubes yang didampingi Kepala Atase Keagamaan Kedubes Arab Saudi Syekh Ibrahim an Nughaimsyi diterima Rektor Unwahas Dr H Noor Achmad MA beserta seluruh pimpinan fakultas.

Kedatangan Dubes Saudi Arabia ke Unwahas, disambut Noor Achmad dengan rasa terima kasih karena sudah bersedia bekerja sama dan membantu mengirim lima dosen Unwahas melaksanakan ibadah haji melalui Haji Tamu Raja Saudi (Barnamij Dhuyuf Khadim am Haramain) pada musim haji tahun 2011. Noor mengatakan, “kami berencana untuk mengembangkan kampus terutama dalam menyediakan sarana pendidikan tinggi yang berkualitas bagi bangsa Indonesia khususnya umat islam”.

Syekh Mushthafa al Mubarak, Dubes Saudi Arabia mengatakan, “saya senang bisa berkunjung dan bisa bekerja sama dengan Unwahas, kunjungan saya kesini merupakan lawatan pertama ke perguruan tinggi di Indonesia. Kami berjanji akan memfasilitaskan pertukaran dosen, mahasiswa, serta koleksi perpustakaan antara Unwahas dengan beberapa perguruan tinggi di Arab Saudi. Kami juga akan memberikan bantuan buku dan kitab untuk koleksi di perpustakaan Unwahas”. Dubes Arabia menambahkan bahwa mereka akan membantu pengembangan Kampus II Unwahas di lahan yang telah di sediakan yayasan seluas sekitar 3,5 hektar.

Langkah PAN Makin Mantap Untuk Usung Hatta Rajasa Maju Ke Capres 2014

Untuk meningkatkan perolehan suara di pemilu 2014, Partai Amanat Nasional (PAN) akan mencoba merangkul konstituen baru. Hal ini dilakukan untuk memuluskan langkah partai dalam mengusung Ketua Umum Hatta Rajasa sebagai calon presiden (capres) di 2014.

Menurut Wakil Ketua Umum PAN, Drajad Wibowo, mengatakan, inti dari semua ini adalah untuk melindungi konstituen lama, termasuk di dalamnya silaturrahim mengumpulkan tulang terpisah. Lalu berdakwah politik dan mengajak konstituen baru. Termasuk yang selama ini distigmakan sebagai bukan konstituen tradisional PAN. Konstituen baru itu, tambah dia, terdiri dari banyak golongan. Mulai dari anak muda yang buta partai politik sampai pemilih di Tapal Kuda (Jawa Timur) dan semua elemen bangsa.

Drajad Wibowo menambahkan, urusan capres PAN sudah selesai saat rapat kerja nasional (rakernas) 2011. Yaitu, sudah bulat memutuskan Hatta sebagai capres. Apalagi, kata dia, Hatta sudah mendapat restu dari ‘imam besar’ PAN, Amien Rais. Kebulatan suara ini pun diterapkan di semua unsur DPP. Mulai ketua umum, wakil ketua umum, sekjen dan fungsionaris partai. Para peserta rakernas juga bulat satu suara. Apalagi, rakernas ini forum kedua tertinggi di PAN, di bawah kongres. Langkah PAN untuk saat ini sudah mantap. Hanya tinggal sekarang seluruh jajaran PAN bekerja keras, cerdas dan ikhlas mencapai target pileg 2014 dan memenangkan Bang Hatta dalam pilpres 2014.

Abd Rabbu Mansour Hadi Kandidat Tunggal Untuk Yaman

Pemilu ini merupakan kesempatan Yaman membuka lembaran baru setelah pemerintahan Ali Abdullah Saleh yang memimpin selama 33 tahun. Wakil Presiden Abd Rabbu Mansour Hadi menjadi kandidat tunggal calon presiden Yaman. Presiden Ali Abdullah Saleh saat ini dirawat di AS untuk pengobatan karena menderita luka bakar dalam upaya pembunuhan pada Juni lalu.

Seperti dikutip dari AFP, Hadi berjanji untuk memerangi Alqaidah dan meningkatkan pengaruh di provinsi-provinsi di selatan dan timur di mana militan telah mengambil alih sejumlah kota dalam beberapa bulan terakhir. Pemilu tersebut didukung oleh AS dan Arab Saudi. Kedua negara tersebut mendukung perjanjian dama pada November yang memungkinkan Saleh menyerahkan kekuasaan kepada Hadi. Uni Eropa menyatakan berencana mengalokasikan dana sekitar 7 juta Euro atau 9,2 juta dolar AS untuk mendukung pilpres di Yaman yang rencananya akan digelar 21 Februari mendatang.

Barat dan AS berusaha menekan agar pilpres di Yaman segera digelar. Namun. Pemuda Revolusioner Yaman, al-Houthi di utara Yaman dan Gerakan warga di selatan Yaman menyatakan memboikot pemilu. Mereka menilai pemilu sebagai upaya terselubung untuk menggantikan posisi Ali Abdullah Saleh serta mengangkat salah satu anasir rezim menggantikannya. Kandidat konsensus antara mantan oposisi, yang sekarang memimpin pemerintah persatuan nasional, dan pihak Saleh, Kongres Rakyat Umum, mengatakan bahwa pemilu merupakan “langkah pertama menuju masa depan yang aman.”

Saleh, yang telah berada di New York sejak akhir Januari untuk perawatan medis karena cedera akibat ledakan bom Juni, tetap menjadi presiden kehormatan sampai Hadi terpilih sebagai presiden untuk periode sementara dua tahun. Para pejabat AS mengatakan ia tidak akan kembali ke Yaman sampai setelah pemilu.

Gunakan TNI Tidak Melanggar UU

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto menegaskan bahwa pelibatan TNI dalam pengamanan unjuk rasa adalah untuk mengamankan objek-objek vital negara. Ia menegaskan tidak ada pelanggaran UU atas perlibatan TNI tersebut. “Tidak ada yang dilanggar. TNI dari sisi UUD, UU dan PP diwajibkan membantu Polri dalam mengatasi ancaman terhadap pertahanan dan keamanan negara. TNI belum digunakan dan tidak digunakan untuk menghadapi demonstran,” ujar Djoko.

Menurut Djoko, TNI sebenarnya belum menurunkan pasukan, tetapi hanya mendekat ke obyek yang berpotensi terhadap ancaman keamanan. Hal itu dilakukan untuk menghindari pengerahan pasukan yang terlalu lama jika terjadi ancaman. “Kita tahu bahwa markas TNI jauh di luar kota. Jika tak disiapkan, TNI akan terlambat,” ungkapnya. Ia menyebutkan, sesuai UU TNI, TNI berkewajiban menjaga obyek-obyek vital, seperti Istana Negara, bandara, jalan tol, maupun stasiun. Untuk penjagaan di Istana Negara, TNI bahkan boleh menjaga hingga raidus 100 meter.

Sementara itu, Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono mengatakan, TNI perlu menjaga masyarakat yang berunjuk rasa agar tidak terjebak tindakan melanggar hukum. “Kalau anarkis kan melanggar hukum. Kita jaga supaya mereka tak melakukannya,” kata Agus. Kepala Pusat Penerangan TNI Laksamana Muda Iskandar Sitompul menambahkan, pasukan TNI yang menjaga demonstrasi itu tak dilengkapi dengan senjata api. Prajurit hanya menggunakan tameng dan pentungan. Selain di Istana Negara, saat ini TNI juga menjaga bunker-bunker BBM, Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Bandara Soekarno-Hatta, serta Pelabuhan Tanjung Priok. “Itu wajib dijaga. Di setiap provinsi dan perusahaan swasta pun, TNI sudah mempersiapkan pasukan yang stand by di dekat obyek vital,” kata Iskandar.

 Sejumlah pihak sempat mengeluhkan keberadaan pasukan TNI yang disiagakan untuk menjaga aksi unjuk rasa ribuan buruh di depan Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta. Para buruh tersebut menolak rencana pemerintah untuk menaikkan harga BBM per 1 April 2012.

Mari Elka Pangestu Rombak Struktur Kementerian Pariwisata

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Mari Elka Pangestu menyatakan akan segera merombak ulang dan mereorganisasi strukur kementerian yang baru dipimpinnya. “Dengan berubahnya nama kementerian menjadi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, maka perlu ada reorganisasi,” kata Menparekraf, Mari Elka Pangestu, dalam silaturahmi dan perkenalan dengan wartawan di Jakarta.

Ia mengatakan, pada dasarnya belum ada ketetapan hukum secara kelembagaan, sehingga reorganisasi struktur kelembagaan akan menjadi program jangka pendek yang akan dilakukannya. Dengan berpindahnya koordinasi sektor kebudayaan ke kementerian lain dan ditambahkannya sektor ekonomi kreatif di bawah koordinasinya, maka perlu direktorat jenderal yang baru yang menangani sektor tersebut. Sedangkan persoalan nama bagi direktorat jenderal bentukan baru itu akan dibahas kemudian, misalnya, ditjen Pengembangan Ekonomi Kreatif atau pilihan teknis nama yang lain.

Sementara itu, beberapa Direktorat yang ada dalam Direktorat Jenderal Nilai Budaya, Seni dan Film (NBSF), akan dipindahkan ke Kemendikbud, dan beberapa lagi tetap di Kemenparekraf. ”Ketetapan struktur dan anggaran masih digarap oleh kementerian dan lembaga terkait. Selain itu, ditjen pariwisata yang sudah ada tidak hanya semata fokus pada pengembangan pariwisata tapi juga dikombinasikan dengan ekonomi kreatif,” ungkap mantan menteri perdagangan itu.

Untuk struktur organisasi baru, Kemenparekraf berkoordinasi dengan Kementerian Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Dalam konteks anggaran, masih dikoordinasikan dengan Kementerian Keuangan, Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bapennas), serta Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). “Masalah anggaran ini sangat mendesak. Karena saya berharap, sektor ekonomi kreatif sudah berjalan mulai per 1 Januari 2012. Rencana Strategis Kementerian (Renstra) akan selesai sebelum akhir tahun ini, agar program pariwisata dan ekonomi kreatif berjalan sinergi dan tidak tumpang tindih,” jelasnya.

Di dalam industri kreatif terdapat 14 subsektor mencakup arsitektur, desain, fesyen, kerajinan, penerbitan dan percetakan, televisi dan radio, musik, periklanan, film-video dan fotografi, layanan komputer dan peranti lunak, permainan interaktif, pasar dan barang seni, seni dan pertunjukan, serta riset dan pengembangan. Berdasarkan klasifikasi itu ada beberapa subsektor yang terkait langsung dengan kepariwisataan, seperti kerajinan dan seni pertunjukan.

1.000 Mawar untuk Jokowi-Ahok

Para pendukung pasangan Jokowi-Ahok tak pernah kehabisan ide kreatif untuk menggalang dana dan mendukung bakal calon gubernur dan calon wakil gubernur tersebut. Setelah sukses dengan penjualan kemeja kotak-kotak, kalangan mahasiswa dan relawan Jokowi-Ahok juga menjual 1.000 mawar merah. Penjualan ini dilakukan saat acara nonton bareng Jokowi-Ahok di XXI Taman Ismail Marzuki. “Mawar ini kan simbol romantis. Biasa anak muda, jadi kami ingin Pak Jokowi-Ahok juga dapat membawa semangat romantis dalam artian membawa kedamaian bagi Jakarta. Politik yang damai. Kami lelah melihat Jakarta yang saat ini,” ujar Ima, salah satu mahasiswa yang mengurus penjualan mawar tersebut.

Mereka berjualan mawar di pintu masuk XXI. Di depan keranjang mawar itu terdapat tulisan “1.000 Mawar untuk Jakarta Baru”. Satu mawar dijual dengan haga Rp 10.000. Hari ini, bunga mawar yang disiapkan mencapai 400 tangkai. Jika kurang, kata Ima, maka persediaan akan ditambah lagi. “Ini akan kami jual sampai tanggal 21 April nanti, saat bincang-bincang Pak Jokowi-Ahok dengan kalangan muda,” kata dia.

Sementara itu, seorang ibu bernama Nisa tampak membeli empat mawar. Ia menyatakan sangat menyukai sosok Jokowi-Ahok yang tampak memiliki jiwa muda dalam kepemimpinannya. “Ini mawar, mau saya kasih ke Pak Jokowi dan Pak Ahok,” kata Nisa.

Daftar ke KPU, Jokowi-Ahok Tumpangi Kopaja

Tim PDI-P dan Gerindra bersama 24 partai koalisi telah mulai mengarak pasangan calon gubernur dan wakil gubernur menuju tempat pendaftaran di Kantor KPU DKI Jakarta. Kedua pasangan calon, Joko Widodo (Jokowi) dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memilih menumpang kendaraan umum pilihan kebanyakan warga Jakarta menuju tempat pendaftaran. Saat keluar dari Kantor DPD PDI-P DKI Jakarta, Jokowi dan Ahok memilih tidak menggunakan kendaraan yang digunakan keduanya saat datang.

Keduanya tiba-tiba memilih menaiki sebuah Kopaja yang telah dipenuhi kader PDI-P. Pilihan itu langsung mendapat sambutan meriah para pendukung yang hadir di sekitar lokasi. Mereka terlihat lebih bersemangat berkat kehadiran Jokowi dan Ahok di antara mereka.

Saat Kopaja 612 jurusan Kampung Melayu-Ragunan bernomor polisi B 7216 EL itu beranjak, beberapa pengurus teras DPP PDI-P lainnya ikut memasuki Kopaja 612 lain yang berada di belakangnya. Mereka antara lain, Boy Sadikin dan Ribka Tjiptaning. Menurut rencana, arak-arakan itu akan melintasi Pasar Rumput menuju Kantor KPU DKI Jakarta di Jakarta Pusat.